Tips Menang Lomba Menulis yang Jarang Diungkap

Tips menang lomba menulis berikut bersumber dari pengalaman pribadi dan beberapa referensi lain. Sebaiknya, anda membacanya pelan-pelan, dalam posisi sante, runtut, dan tenang. Anda boleh untuk membantah apa yang sudah paparkan, karena kebenaran sifatnya relatif, dan kemenangan kadang-kadang memang berkaitan dengan soal nasib.

Lomba menulis sendiri ada banyak jenisnya, mulai dari ketegori fiksi dan non fiksi. Nah, tulisan ini hanya akan mengungkap strategi memenangi lomba menulis secara umum, baik itu lomba cerpen, novel, puisi, blog, dan lainnya. Untuk kategori yang khusus, insyaAllah kami akan menulisnya kapan-kapan.

Baiklah, berikut adalah beberapa tips memenangi lomba menulis yang barangkali jaran diungkap.

tips menang lomba menulis

Tips Menang Lomba Menulis

 

  1. Penuhi Semua Syaratnya

Saya pernah mengikuti lomba yang top dan mengirim karya yang paling top, dan percaya benar nanti akan menang. Eh ternyata setelah pengumuman, saya kalah. Saya penasaran, kenapa bisa sampai kalah. Lalu saya baca lagi syarat perlombaan. Ternyata di bagian syarat peserta saya sudah tidak masuk kriteria. Hah! Lega dan kecewa tercampur di dada.

Jadi, untuk syarat peserta memang harus diperhatikan benar. Jika lombanya untuk tingkat Mahasiswa, lihat dulu, mahasiswa S1 atau S.2 dan apakah mahasiswa D.3 boleh ikut serta. Panitia akan menyeleksi syarat ini sebelum masuk ke karya. Kalau tidak memenahi syarat ya otomatis, kita tidak diikutkan dalam penjurian.[/nextpage]

  1. Pahami ketentuan Lomba

Seringkali orang kalah berlomba bukan karena karyanya buruk, tetapi karena tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan panitia. Sebagai panitia yang baik tentu harus mematuhi aturan perlombaan yang dibuat. Kalau ada karya yang tidak memenuhi syarat, ya lansung disingkirkan, mestinya begitu.

Jika anda ikut lomba novel, misalnya, syaratnya penggunaan font-nya times news roman ya patuhi, nggak usah protes. Syaratnya minimal 15 halaman untuk lomba cerpen ya patuhi saja, meski untuk cerpen 3 halaman saja sudah cukup. Kalau anda mau ngeyel, silakan, tapi lakukan itu sebelum anda memutuskan untuk ikut, sebelum juri melakukan penilaian.

  1. Carilah ide yang berbeda

Ini sudah masuk pada penilaian karya. Bayangkanlah anda menjadi dewan juri dan mendapati karya-karya yang seragam, lalu tiba-tiba menemukan karya yang berbeda. Maka, kira-kira apa yang akan terbetik di benak anda? Juri akan sangat menyukai karya yang berbeda dari pada karya yang digarap oleh banyak orang.

Misalkan begini, ada lomba tentang kota Wisata Bandung. Anda sudah mulai menebak, kira-kira saingan anda atau peserta lain akan menulis wisata Bandung yang mana? Anda mesti berpikir keras untuk menentukan dan mengambil ide yang kira-kira dilupakan oleh para peserta.

  1. Memikirkan Ide Lebih Lama Sebelum Menuliskannya

Memang, ide menulis bisa datang kapan saja. Tetapi, sebagaimana phoin 3, anda tentu tidak ingin ide yang anda punya sama atau mirip dengan ide saingan anda. Jadi, alangkah baiknya anda membuat daftar ide sebelum kemudian memutuskan untuk menentukan ide mana yang akan anda ambil. Lebih lama memikirkan dan megendapkan ide lebih bagus ketimbang karya anda seragam dengan kaya yang lain.

  1. Mengintip Kriteria Penilaian

Lomba menulis biasanya terdiri dari beberapa juri, bahkan bisa sampai lima juri. Masing-masing juri diberi penjelasan tentang kriteria penilaian, ada kolom-kolom penilaian. Misal, untuk lomba menulis di blog, ada kolom antara lain: kesesuaian dengan tema, orisinalitas, ide dan gagasan, foto,  gaya bahasa, dan penilaian tambahan.

Jika panitia membeberkan kriteria penilaian tersebut tentu akan sangat memudahkan peserta, tetapi tidak semua panitia lomba melakukannya. Jadi anda bisa mengira-ngira sendiri, kira-kira kriteria penilaian karya yang bagus dan akan dimenangkan yang seperti apa.

Barangkali lima dulu tips menang lomba menulis. Bisa disambung kapan-kapan. Silakan diuji coba. Sekali lagi, strategi untuk menang penting, tetapi kemenangan bukan segalanya dan kekahalan tak patut membuat kita berhenti berkarya. Berproseslah yang baik, semoga hari-hari kita selalu membahagiakan.

Salam

Add Comment

Dapatkan Tips Keren Lainnya!

Langganan Info Gratis Ke Email Anda!