Cara Menulis Flash Fiction Agar Menang Lomba

Cara menang lomba menulis berikut ditulis oleh Ayna Wardani bersumber dari annida-online.com. Kami membagikannya di sini dan semoga penulisnya ikhlas, agar karyanya semakin bermanfaat karena lebih banyak dibaca.

Jika sebelumnya kami menulis tentang tips menang lomba menulis secara umum, maka di sini Ayna cuma membahas tips dan strategi membuat flash fiction yang bagus agar bisa menang lomba.

Mari kita simak penjelasa Ayna Wardani berikut, judul aslinya:

Tips Agar Menang Lomba Menulis Flash Fiction

cara menulis fhash fiction

Ingat : syarat dan aturan berlaku!

Setiap perlombaan, biasanya memberikan ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi oleh peserta. Sebelum mengirimkan naskah flash fiction ke panitia lomba, pastikan sudah memenuhi aturan yang ditetapkan. Ada dua persyaratan yang perlu dicermati, yaitu

  1. Syarat penulisan flash fiction
  • Jumlah kata

Bila dalam kompetisi penulisan cerpen/novel disyaratkan jumlah halaman minimal dan maksimal, dalam kompetisi flash fiction yang disyaratkan biasanya adalah jumlah kata. Syarat ini menjadi penting karena inilah yang membedakan flash fiction dengan naskah fiksi lain.

Batasan jumlah kata menjadi syarat apakah naskah layak masuk nominasi atau tidak. Bedakan jumlah kata yang diminta, misalnya apakah HARUS 100 kata atau MAKSIMAL 100 kata. Jika HARUS, maka jumlah kata tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Jika MAKSIMAL, maka jumlah kata tidak boleh lebih tetapi boleh kurang. Perhatikan juga apakah JUDUL termasuk kata yang harus dihitung atau tidak.

  • Ukuran kertas, jenis dan ukuran huruf, spasi, margin

Persyaratan ini mungkin sepele dan kadang tidak kita perhatikan. Padahal beberapa panitia lomba, bisa jadi tidak meloloskan naskah yang tidak sesuai dengan yang mereka minta. Lebih baik mematuhi persyaratan tersebut daripada naskah yang sudah susah payah dibuat, kalah sebelum bertanding.

  • Format naskah

Bila menggunakan MS Word 2007 saat mengetik, naskah yang langsung kita simpan akan mempunyai extention/akhiran .docx. Naskah seperti ini tidak bisa dibuka dengan komputer yang masih menggunakan MS Word 2007. Oleh karena itu, biasanya peserta diminta mengirimkan naskan dengan format extention .doc atau .rtf yang bisa dibuka di MS Word 2003 ataupun MS Word 2007.

  • Penggunaan EYD

Semua yang pernah menjalani pendidikan di bangku SD sampai SMA bahkan kuliah, pasti pernah mendapatkan pelajaran Bahasa Indonesia yang di dalamnya juga mengajarkan tentang EYD. Naskah yang sesuai EYD, baik penggunaan tanda baca, kerapian penulisan, maupun kata yang digunakan, akan menunjang penilaian dari juri karena biasanya lebih enak dibaca. Kalau sekarang sudah mulai lupa pelajaran tersebut, tak ada salahnya membuka-buka lagi materi tentang kaidah penulisan yang baik dan benar.

Add Comment

Dapatkan Tips Keren Lainnya!

Langganan Info Gratis Ke Email Anda!