Keuntungan dan Peluang Menjadi Penulis Artikel Freelance di Media Cetak

menjadi penulis artikel freelance

Ini merupakan kelanjutan atau sambungan posting sebelumnya tentang berbagai peluang menjadi penulis freelance. Kali ini kita akan bahas seputar peluang dan lowongan menjadi penulis freelance di media cetak.

Media cetak adalah media yang diterbitkan dengan cara dicetak yang mana medianya adalah kertas. Media cetak biasa berupa, majalah, koran, buletin, jurnal, dan tabloid. Buku juga merupakan media cetak. Tapi soal peluang menjadi penulis buku freelance sudah kita bahas sebelumnya. Jika anda belum membaca, silahkan saja kunjungi link tersebut.

Baiklah, berikut beberapa peluang atau lowongan menjadi penulis artikel freelance di media cetak.

1. Mejadi penulis cerpen

2. Menjadi penulis Cerita Bersambung

3. Menjadi penulis Puisi

4. Penulis Essai

5. Penulis opini

6. Penulis resensi buku

7. Penulis cerita anak atau dongeng

Itu beberapa, dan mungkin anda ingin menambahkannya juga? anda tentu sudah sangat akrab dengan koran atau majalah. Coba amati berbagi tulisan yang ada. Ada kolom-kolom tertentu dengan nama-nama rubrik yang berbeda. Di Koran Tempo, misalnya, ada rubrik bernama Ide yang memuat artikel jenis opini. Kompas, punya rubrik bernama opini, Suara Merdeka punya rubrik Wacana, dan lain sebagainya. Majalah-majalah, khususnya majalah perempuan, sebagaian besar juga punya rubrik cerpen dan cerita bersambung. Sebut saja Femina, Ummi, Kartini, Hai, Housekeeping. Majalah-majalah tersebut punya rutin menerbitkan cerpen kiriman dari para penulis freelance.

Keuntungan menjadi penulis artikel freelance di media cetak

1. Menjadi sarana meningkatkan kualitas tulisan

Kalau kita menerbitkan tulisan kita di media online, blog pribadi misalnya, kita tidak menerima seleksi apapun. Itu media kita sendiri, redakturnya kita sendiri, dan jangan-jangan pembacanya juga kita sendiri. Selain tulisan kita

2. Mendapatkan pembaca yang luas

Jika tulisan kita termuat di satu koran, Jawa Pos, misalnya, maka kita akan mendapatkan lebih banyak pembaca tulisan kita. Berapa sih jumlah cetakan koran Jawa Pos. Saya tidak tahu persisnya, tapi yang jelas, di atas 5000 eksemplar.

3. Aspirasi atau Ide kita lebih didengar.

Saya tidak bermaksud untuk menyepelekan media online. Tetapi harus kita akui, bahwa jika anda punya ide, kritik atau gagasan cemerlang, sementara anda hanya mengutarakannya lewat media online, barangkali itu akan sulit didengar dan kurang bisa dipercaya. Lebih-lebih jika itu adalah blog pribadi anda. Tetapi begitu anda menerbitkan karya anda itu di koran, maka tulisan tersebut akan berpeluang untuk lebih didengarkan publik. Jika anda tidak setuju dengan ini, silahkan sampaikan lewat komentar.

4. Mendapatkan honor

Honor bagi seorang penulis adalah bonus dari hasil kerjanya. Pikiran dan karya tulisan adalah sesuatu yang memang pantas untuk dihargai. Meski ada beberapa koran yang sering terlambat, atau bahkan tidak membayar honor bagi penulis artikel lepas, tapi jumlahnya tidak banyak. Koran-koran nasional dan lokal kebanyakan memberikan imbalan berupa uang kepada penulis-penulisnya. Jumlahnya tentu beda-beda, baik antara media satu dengan media yang lain, atau penulis satu dengan penulis yang lain.

5. Menjadi Terkenal

Ini keuntungan sampingan dan tidak penting benar untuk dipikirkan. Media cetak memang mudah membuat orang jadi terkenal. Ada banyak orang pinter, aneh dan langka, tapi selama media cetak tidak mengeskposnya, kemungkinan besar akan sangat sulit untuk terkenal. Menjadi penulis freelance juga punya kemungkinan untuk dikenal lebih banyak orang. Apalagi tulisan anda sering dimuat di media-media besar. Jika anda sudah punya nama (terkenal) maka biasanya rejeki juga akan mengikuti anda. Mungkin anda akan diundang ke forum-forum, seminar, atau diangkat sebagai tim sukses capres berkat tulisan-tulisan anda, ini sangat mungkin bisa terjadi.

Sementara itu saja dulu. Besok atau lusa kita sambung dengan tips menjadi penulis artikel freelance di media cetak yang sukses. Tapi jika anda tidak sabar dan ingin tahu tata cara pengiriman dan alamat media untuk kirim artikel, silahkan baca Peluang menjadi penulis freelance di koran, majalah, dan tabloid.